Dear animal lover dimanapun kalian berada,
Saya adalah seorang animal lover.
Tujuan saya menulis ini tidak lain dan bukan adalah untuk mengungkapkan
keprihatinan saya akan apa yang terjadi di lingkungan sekitar kita di negeri
ini. Sebagaimana diketahui, kepedulian masyarakat Indonesia terhadap makhluk
hidup lain seperti hewan dan tumbuhan sangatlah kecil. Hal ini dapat terlihat
dari berbagai penebangan liar yang sering terjadi di berbagai kawasan hutan
yang ada di Indonesia. Ketidak pedulian masyarakat Indonesia terhadap hewan pun
juga tak kalah memprihatinkan. Dapat kita lihat dalam berbagai media cetak
maupun elektronik berapa puluh atau bahkan ratusan hewan yang diburu secara
liar dan dibunuh secara keji. Tak hanya itu, pengelolaan beberapa kebun
binatang di Indonesia pun masih jauuuhhh dari standart kelayakan. Sebagaimana
yang pernah dilansir oleh berbagai media beberapa waktu lalu, mengenai kebun binatang
di salah satu kota besar di Indonesia, yang sebagian besar penghuninya hampir
mati karena kelaparan. Berita yang tak kalah menghebohkan lainnya adalah
mengenai sapi gelonggongan. Beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan dengan
video di sebuah peternakan di Indonesia, yang entah dimana lokasi tepatnya,
dimana dalam video tersebut menunjukan seekor sapi yang dipaksa minum air dalam
jumlah besar melalui sebuah selang. Video tersebut sempat mendapat tanggapan
keras dari pemerintah Australia yang mengancam akan menghentikan kegiatan
ekspor-impor dengan Indonesia.
Beberapa hal tersebut adalah contoh ketidakpedulian masyarakat
Indonesia akan makhluk hidup disekitar mereka, dalam hal ini khususnya adalah
hewan. Ketidakpedulian serupa juga sering saya temui di lingkugan sekitar saya
seperti di salah satu pasar hewan di kota saya ataupun di pinggir jalan. Ada
suatu kejadian yang membuat hati saya miris karena saya tidak bisa banyak
melakukan apa-apa saat melihatnya. Seekor monyet yang dipekerjakan untuk topeng
monyet, saat lampu sedang hijau dan semua kendaraan sudah mulai berjalan, si
pemilik monyet ini seperti melakukan suatu tindakan (saat itu saya sedang
melaju cukup kencang dan tidak tahu pasti apa yang sebenarnya dilakukan pemilik
monyet) yang membuat monyet itu seperti kesakitan. Sebagai animal lover, saya
yakin teman-teman semua dapat merasakan apa yang saya rasakan. Sesungguhnya
saya sangat menentang keras dengan topeng monyet yang ada di jalan-jalan.
Bagaimana bisa seorang manusia dinafkahi oleh seekor monyet???dan yang lebih
memprihatinkan lagi, beberapa waktu lalu ada sebuah reportase di salah satu
stasiun tv swasta yang meliput mengenai fenomena topeng monyet di jalan raya.
Dalam berita tersebut terlihat bagaimana buruknya si pemilik monyet tersebut
dalam memperlakukan monyet-monyet mereka yang mana telah menjadi “tulang
punggung” bagi mereka. Mereka tidak diberi makan dengan baik, ditempatkan di
sebuah kandang yang buruk dan kotor, diikat dan dirantai. melihat hal tersebut
apakah salah jika saya menyebut mereka sebagi orang-orang yang tidak tahu
berterima kasih??tidak tahu diri dan tidak tahu malu???Sungguh hal tersebut
sangat buruk dan memprihatinkan. Namun dalam hati kecil, saya masih yakin
terdapat beberapa pelaku topeng monyet yang menyayangi monyet-monyet mereka dan
memperlakukan mereka dengan baik, sebagaimana pelaku topeng monyet saat saya
masih kecil dulu.
Tak hanya fenomena topeng monyet saja yang memprihatinkan, di
salah satu pasar hewan yang ada di kota saya, beberapa kali saya sering melihat
kucing dijual namun ditempatkan dalam sebuah kandang yang kotor dan sempit.
Pernah sekali waktu adik saya melihat seekor kucing dengan 6 anaknya
ditempatkan di sebuah kandang dengan panjang 60cm dan lebar 45cm serta terdapat
bak pasir yang sudah kotor di dalamnya. Tidak hanya itu, saya juga sering
melihat beberapa kucing yang dijual di pasar tersebut dalam keadaan stress,
kepanasan dan terenggah-enggah. Sungguh saya sangat prihatin melihatnya.
Seandainya saya orang kaya, ingin sekali saya beli semua hewan-hewan itu dan
saya carikan adopter yang benar menyayangi mereka.
Selain kedua peristiwa tersebut masih ada satu peristiwa lagi
yang juga sangat memprihatinkan bagi saya pribadi. Sebagaimana diketahui,
beberapa masyarakat di Indonesia masih gemar sekali memakan daging anjing.
Beberapa waktu yang lalu teman adik saya pun bercerita bahwa anjingnya hilang
dan saat dicari ternyata seseorang melihatnya sudah di bunuh untuk dimakan
dagingnya. Hal tersebut sungguh teramat sangat memprihatinkan. Saya yakin apa
pun agama teman-teman semua pasti di ajarkan cinta kasih terhadap sesame makhluk
hidup. Hewan seperti anjing bukanlah hewan yang layak untuk dikonsumsi
dagingnya, anjing adalah hewan penjaga, teman manusia dan mereka tidak
seharusnya dibunuh untuk dimakan.
Disini selain saya ingin mengajak siapapun yang membaca blog
saya ini untuk lebih peduli terhadap makhluk hidup di sekitar kita, hewan
khususnya., saya juga ingin meminta pendapat teman-teman apa yang sebaiknya
kita lakukan sebagai seorang pecinta hewan?sejauh ini saya hanya bisa membantu
sebisa saya, seperti memberi makan hewan yang kelaparan atau mengobati hewan
sakit yang saya temui. Namun, adakah hal yang lebih besar yang bisa kita
lakukan sebagai sesama pecinta hewan untuk bisa memberikan kehidupan yang lebih
baik bagi mereka?dan bagaimana cara kita mengajak lingkungan sekitar kita agar lebih
peduli terhadap makhluk hidup disekitar kita (hewan khususnya)?. Saya sangat
menunggu saran dan kritik dari teman-teman semua yang membaca blog saya ini.
Jangan pernah katakan bahwa: untuk apa saya memikirkan dan menolong hewan-hewan
tersebut?apa untungnya bagi saya?memikirkan dan menolong diri saya sendiri saja
sudah susah. Untuk diketahui bahwa sesungguhnya tak ada satu orang pun di dunia
ini yang miskin karena bersedakah dan tak ada orang yang semakin sulit hidupnya
karena menolong. Di dalam matematika sedekah, saat kalian memberikan 10 maka
kalian akan mendapatkan 100. Hal ini saya pelajari dari sebuah penulis buku NFQ
berinisial MA dan telah saya buktikan. Jadi saya sangat berharap bantuan
teman-teman semua untuk bisa lebih peduli terhadap makhluk hidup disekitar kita
dan juga saya mengharapkan kritik serta saran dari teman-teman semua.
Mohon maaf bila ada pihak-pihak yang merasa tersinggung atas
tulisan saya. Saya hanyalah manusia biasa yang peduli terhadap hewan-hewan
tersebut dan berusaha menolongnya. Sungguh saya sama sekali tidak ada maksud
untuk menjatuhkan pihak tertentu. Terima kasih
Salam animal lover :)